ngepost ah…

ini sesuatu..

“Hidup “

Ku hidup dalam sepi dunia
Meratap, angan kasih ini
Namun ku hanyalah sebuah
Cerita yang perih
Menata hidup, bahagia disana

Kini ku hidup, dalam sebuah angan
Merajut mimpi penuh harap terang
Melawan badai hingga ketepian
Lewati waktu dalam kesempatan

Hidup ini,
Penuh rasa,
Penuh coba,
tanpa-Mu…

Hidup hanyalah, sebuah cerita indah
Yang kau dapat, ketika kau mau

Namun kini ku tak mampu bertahan lagi
Tinggallah sepi bersama anganku

kembali ngepost…

Assalamualaikum wr wb

Ketemu lagi deh, walaupun seri2 bersambungnya blm di sambung *pikirannya mencar mencar e, ada ke UN, SNMPTN, ndaftar2, rapot, tugas, sekolah, ppi, try out, main, dlsb…

Yah, banyak cara untuk menghidupi hidup ini…

Level saat ini :
- menaklukkan yang namanya an-nafs
- explore tipe orang
- mencari masalah
- melakukan hal baru/ mengasah kemampuan
- mencari solusi-solusi

Semuanya hanya masalah “waktu”… Kapan Allah mengijabahi usaha kita…

Sekian…
terimakasih
wassalamualaikum wr wb

Ini cerita, tentang “Sebuah Jalan Kepasrahan”

Assalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh… (semoga sejahtera atas karunianya/be peace upon you)

Yeeah, ketemu lagi dengan saya Jack Markuntung Afaaan… jeng2…
Yah, setelah 17 tahun aku bersama-Nya… mungkin perlu juga ya, mengevaluasi apa yang kita tahu, dengan menulis atau menceritakan…
Itung2, buat sharing, melihat perkembangan ilmu kita, dan siapa tahu, Allah SWT memberi kita ilmu yang lebih banyak, dan Hidayat Nur Wahid dateng ke rumah hidayah-Nya senantiasa bersama kita… amiiin…

apa ini, apa?
Ya, Jalan Kepasrahan… Addiinul Islam… Ad Diin yang Allah SWT telah berfirman bahwa Allah SWT telah ridho kepadanya… Amiin…

Islam, dapat berarti Selamat, Ikrar setia, Berserah Diri, dan lain2, jalan yang telah diajarkan para nabi, yang telah disempurnakan oleh penutup para nabi, Rasulullah Muhammad SAW…

Nabi nabi terdahulu beragama kah??? berDIN kah?? ya… nabi nabi terdahulu memiliki Ad Din juga, apa? Al Islam, atau keberserahan diri, kepada siapa? keberserahan diri hanya kepada Allah SWT… sholat juga po? sedekah? haji? wallahua’lam… tapi nek sujud kayaknya(emang) iya, karena sudah mendarah daging sejak dahulu, wong di suku terpencil aja tau caranya menyembah(read : sujud)…

Untuk sejarah keberagamaan, wallahua’lam ya… dari awal penciptaan manusia aja malaikat (bilang po ya?) gini “Ya Allah, kenapa dibuat manusia? padahal mereka merusak, kita saja sudah cukup untuk menyembahmu ya Allah”… wo, manusia perusak…
manusia yang mana? pernah ada orang? penghuni atlantis poya… :O wallahua’lam…

Sebelum masuk ke pembahasan lebih dalam, kita sama-sama menyamakan posisi duduk… biar tidak sakit…
tegakkan punggung, atur jarak mata ke monitor, kalau capek, lihat kanan kiri atas bawah kalo ada makanan, maem aja…

Kita samakan persepsi..

Kita sama-sama tidak tahu apa yang terjadi di awal penciptaan, maupun penciptaan manusia, mau 6 hari, 6 masa 6 tahun 6 bulan, waktu tidak eksis (kata Al Kitab), kalo di Qur’an 1 hari = 50.000 tahun, 1 hari 100 tahun, 1 hari macem2, maknanya (tidak bisa dihitung, namun bisa dihitung, woyo bingung), kita juga tidak tau dinosaurus itu yang dimaksud manusia, ato manusia purba ato siapalah… kita juga tidak tau, apakah Nabi Adam itu menyebarkan anaknya dipermukaan bumi itu bagaimana, atau jangan jangan nama Adam itu maksudnya hanya manusia pelopor? jadi sebenarnya ada banyak Adam2 yang diciptakan namun ditempatkan di tempat berbeda? di sekolahku aja ada 2 Adam… wallahua’lam… sesuatu dimana kita belum berilmu tentangnya belum sepantasnya diperdebatkan

Allah itu Maha Pengasih, Penyayang, Welas Asih, Kasih… Allah berbeda dengan ciptaannya apalagi manusia… pendapat kebanyakan manusia yang mengatakan “Kasih sayang adalah rangkaian perbuatan yang dilakukan untuk membuat manusia laiinnya bahagia” mungkin tidak dapat kita gunakan pada sifat Goddess (Ketuhanan), toh, kata tetangga “Orang tua marah kepada anaknya itu bukan karena emang pengen mbunuh anak, tetapi karena sayang” … noh kan… pie loe pie loe… emang ya, manusia itu mencla mencle (aku juga) pagi beriman siang lupa lagi… ckckck Jadi, intinya, Neraka pun “mungkin” kasih sayang Tuhan terhadap kita… wallahua’lam…
Sesuatu sifat Goddess(Ketuhanan) tidak sepantasnya kita intepretasikan begitu saja, kalau mau mengintepretasikan begitu saja apakah saya juga bisa mengintepretasikan sifat Ketuhanan di Al Kitab yang mengatakan tuhan ingin mengerang-erang seperti orang mau melahirkan? mau mengaum? Naudzubillah…

peraturan nomor 3…
Ilmu sepenuhnya milik Allah, jangan kita berpikir manusia2 yang berhasil menemukan “pengetahuan” akan mengalahkan Allah, naudzubillah jangan pernah berpikir seperti itu… “Walaupun seluruh Air di Bumi dijadikan Tinta, dan Pohon sebagai penanya, dan ditambahkan lagi Air 7 kali banyaknya, tidak akan mampu menuliskan ilmu Allah”…

kita cukupkan dahulu… Alhamdulillah (Puji Tuhan)
namaste
Khuuda Haafiz…
Bersambung…

PEta warung (Warung-joglo.blogspot.com)

<iframe frameborder=”0″ height=”350″ marginheight=”0″ marginwidth=”0″ scrolling=”no” src=”http://maps.google.com/maps?f=d&amp;source=s_d&amp;saddr=-7.797224,110.368797&amp;daddr=Unknown+road&amp;geocode=FRgGif8dHRiUBg%3BFR9kiP8dNjyTBg&amp;aq=&amp;sll=-7.84051,110.30797&amp;sspn=0.021555,0.042014&amp;vpsrc=0&amp;hl=en&amp;doflg=ptk&amp;mra=mift&amp;mrsp=1&amp;sz=15&amp;dmli=0&amp;glp=1&amp;ie=UTF8&amp;t=m&amp;dirflg=d&amp;ll=-7.809303,110.349598&amp;spn=0.086225,0.168056&amp;output=embed” width=”425″></iframe><br />
<small><a href=”http://maps.google.com/maps?f=d&amp;source=embed&amp;saddr=-7.797224,110.368797&amp;daddr=Unknown+road&amp;geocode=FRgGif8dHRiUBg%3BFR9kiP8dNjyTBg&amp;aq=&amp;sll=-7.84051,110.30797&amp;sspn=0.021555,0.042014&amp;vpsrc=0&amp;hl=en&amp;doflg=ptk&amp;mra=mift&amp;mrsp=1&amp;sz=15&amp;dmli=0&amp;glp=1&amp;ie=UTF8&amp;t=m&amp;dirflg=d&amp;ll=-7.809303,110.349598&amp;spn=0.086225,0.168056″ style=”color: blue; text-align: left;”>View Larger Map</a></small>

Nikmat

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
be peace upon you… :)

Alhamdulillah, masih ketemu lagi… marilah kita berucap syukur sejenak atas segala nikmat yang telah diberikan oleh-Nya… :D
Semoga shalawat serta salam selalu tercurah ke jungjungan kita, uswatun khasanah kita, Rasulullah Muhammad SAW, yang telah menggenapi seluruh ajaran para nabi dan telah memberikan tuntunan terbaik agar kita senantiasa berada di jalan-Nya…
Dan semoga kita tetap berada dalam lingkupan kasih-Nya dan Ilmunya, sehingga kita tetap dapat melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar dan taat kepada-Nya…

Nikmat, nikmat, nikmat… ucapkan tiga kali maka dia akan datang…

sesuatu yang paling disukai manusia, namun sering di sia-siakan… waktu(kesempatan) dan kesehatan terutama paling dikesampingkan… hedehh,

Allah, memberi nikmat kepada setiap manusia yang Dia kehendaki, entah manusia yang merusak, membangkang, belum tau ilmu, berilmu, maupun yang beriman.. kita tidak dapat mengelak maupun memantulkan nikmat itu dalam perjalanan menuju orangnya…
“Don’t ever think, God is dis balanced just because the bad one have a beautiful life than you, because this is the WORLD, JUST WORLD, world is just about FUN, and when the world OVER, the COUNT will JUSTIFY your SIN!”

ya, begitulah dunia… jangan hanya karena pandangan MANUSIA kamu menilai sesuatu buruk, manusia BERBEDA dengan Allah, so HUMAN CAN’T be the GOD (watch Bruce Almighty)…

Perang, damai, malas, rajin, tidak bisa sebegitunya di judge sebagai kejahatan… egois sekali jika anda berkata itu kejahatan,..

Ya, hidup itu nikmat, tapi kita hidup bukan untuk mencari kenikmatan, lihatlah banyak “jalan” yang memenuhi orang yang berjalan disana dengan “suapan nikmat” sehingga tidak sedikit orang yang tergiur akan “jalan” tadi itu… di tivi tivi banyak sekali giuran “suapan nikmat” untuk menarik orang… yah, memang nikmat kesenangan itu menyenangkan, siapa yang tak tertarik? mungkin pasien di “rumah sakit jiwa” yang tidak begitu menginginkannya…

hidup bukan untuk itu, hidup untuk “rule the world” (khalifah), kita adalah wakil Allah di bumi, ini amanah yang sangat berat… gunung tak mau, semua tak mau, hanya kita, manusia dengan sombongnya ingin memikul beban itu, sekarang, kita cuma pengen “Seneng-seneng, mainan boneka, bikin pohon, nyanyi, dlsb”. Ya, emang boleh dan bagus begitu itu, tidak salah juga… namun, kita tetap tidak boleh lupa tugas kita…

kembali ke nikmat, nikmat pulalah yang sering melalaikan orang, nikmat waktu yang luang, sehat sepanjang hari, kaya, jebatan tinggi, sering membuat orang melewati “kapasitasnya”, ingat, semua itu baik sebelum menjadi berlebihan. maka janganlah berlebih-lebihan dalam sesuatu…

Semoga, dapat bermanfaat, pengalaman mengantar kita ke Taman Mini Indonesia Indah kebijaksanaan…

wallahua’lam…

Wassalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh…